Jumat, 10 April 2015

Fikry Abdulhalim Asy-Syafi'i

Assalaamu'alaikum. Judul: Berdoa minta di datangkan kematian, boleh atau tidak?. Oleh: Fikry Abdulhalim Asy-Syafi'i ================================ Tuan guru berkata, pertanyaan ini pernah di tanyakan kepada ulama. Dalam kitab "futuhat syaroh al-adzkar lil imamun nawawy rohimahullohu ta'ala", ada dua jawaban ulama, yaitu boleh dan tidak boleh. Kapan bolehnya? Jika kita minta kematian kepada Allah, supaya tidak rusak aqidah, boleh. Supaya, di matikan di tempat yang bersih, minta di matikan dalam khusnul khotimah, boleh. Dan yang tidak boleh atau haram? Minta mati karena putus asa dengan hidup, haram. Begitulah, tepuk dada tanya keimanan kita setebal apa? Putus asa dengan ujian, sakit yang berkepanjangan, gagal bisnes, gagal ujian nasional, coba kita pandang dengan ruh agama. Hari ini tak dapat beli sepatu. Ga perlu sedih, karena banyak yang tidak punya kaki. Hari ini hp kita rusak misalnya, Alhamdulillah mudah-mudahan Allah ganti dengan hp yang baru dan Alhamdulillah tangan ku masih ada dan akal ku masih sehat, sedang kan banyak yang tak memiliki tangan teringin sangat untuk pegang hp. Gagal dalam bercinta, pilih bunuh diri. Cacat nya iman padahal kumbang bukan seekor, kembang bukan sekuntum. Kenapa banyak yang minta mati ketika putus asa? Karena, lemah atau tiadanya iman dan takwa. Wallahu'alam. Johor bahru. Malaysia. Sabtu. 03 : 35 - AM. 11-04-2015.



from http://ift.tt/1axeOiP

0 komentar:

Posting Komentar