"Lapor pak, presiden obama berterimakasih pada anda, karena anda telah menyetujui seluruh tambang kita diserahkan pada Amerika." "Lhoo.. kok bisa?" "Katanya anda telah menyetujuinya saat anda kunjungan ke luar negeri. Juga Perdana Menteri Malaysia berterimakasih pada anda, karena anda telah menyetujui Ambalat diserahkan ke tangan Malaysia." "Lhoo.. Yang bener donk? Aku ra ngerti.." "Betul pak, katanya anda telah menyetujuinya juga saat anda kunjungan ke luar negeri. Dan Presiden China juga berterimakasih pada anda karena anda telah menyetujui Natuna diserahkan ke China." "Lhoo.. ndak betul itu.. kenapa bisa begitu semua ya..?" "Maaf pak, saat anda kunjungan kesana, penandatanganan MOU nya dibaca dulu gak?" "Ya ndak lah.. Apakah Saya Harus Cek Satu-Satu? Berarti Enggak Usah Ada Administrasi Lain Donk Kalo Presiden Masih Ngecekin Satu-Satu..." "Nahhh.. mungkin didalam surat yang anda tandatangani, ada kesepakatan seperti itu yang gak anda baca.." "Oallahh.. piye iki..?? Aku jd presiden koq ceroboh betul..??? Bisa hancur negeri ini.." "Maaf pak, kata siapa anda presiden? Bapak kan sudah mengundurkan diri.." "Hah?? Apanya?? Kapan mengundurkan diri??" "Kemarin pak, ini suratnya sudah bapak tandatangani." "Tapi kan saya gak tau itu surat pengunduran diri.. jadi saya tandatangani saja.." "Itu "Bukan Urusan Saya" pak... memangnya cuma bapak doang yang bisa bilang gitu?? Hehe.. met pulang kampung ya pak.. "
from http://ift.tt/1Pr316b
from http://ift.tt/1Pr316b






0 komentar:
Posting Komentar