Rabu, 08 April 2015

Hasna Dewi S

PENGUMUMAN KARYA TERBAIK EVENT MENULIS PUISI ANAK Bismillahirrahmanirrahim. Setelah dilakukan penyeleksian dan penjurian, berikut ini diumumkan 10 karya terbaik yang telah dipilih oleh juri. Sebagai berikut: Terbaik 1 - Pulsa 25 Elfi Ratna Sari Judul: Nomor Satu Terbaik 2 - Pulsa 20 Karunia Sylviany Sambas Judul: Ayah, Ibu, Kumohon Dengar Pintaku Terbaik 3 - Pulsa 15 Siti Jamilah Judul: Arti Pendidikan Terbaik 4 - Pulsa 10 Titien SDF Judul: Andai Engkau Tahu Terbaik 5 - Pulsa 10 Nini Sekar Angle (Ninis) Judul: Dia Juga Anakmu Terbaik 6 - Pulsa 10 Nuraeni Ibrahim Judul: Aku Merindu Terbaik 7 - Pulsa 10 Rumman Ahmar (Sayyidah Yusran) Judul: Peluklah Aku Terbaik 8 - Pulsa 10 Adie Alamsyah Judul : Ibuku Adalah Cahaya Terang Terbaik 9 - Pulsa 10 Dewi Setiowati Judul: Terima kasih, Ummi Terbaik 10 - Pulsa 10 Karunia Sylviany Sambas Judul: Cita-Citaku Kepada setiap pemenang silahkan kirim nomer hp ke inbox saya. Juri tahap seleksi: Hasna Dewi S Juri tahap akhir penilaian: Sultan Muhammad Al-Fatih Catatan Event: ============ 33 Karya Lolos Tahap Seleksi: 1) AKU MERINDU - Nuraeni Ibrahim 2) Wanita Hebat Jagoanku - Adie Alamsyah 3) JANGAN MENANGIS MAMA - Nuraeni Ibrahim 4) Judul: Terimakasih - Syairku (zakiyatun n.) 5) Untuk Bunda - Isyhaq Badai Arantya 6) TUHAN, JAGA AYAH DAN IBUKU - Retno Utami 7) TUHAN, JAGA AYAHKU - Retno Utami 8) Peluklah aku - Rumman Ahmar (Sayyidah Yusran) 9) Ibu - Yoga Chandra Bagindo NanSati 10) Beri Aku Waktu, Bunda - Titien SDF 11) Hanya Perlu Kasih Sayang - Nafisah Kanopus Stars. 12) IBU - Ice Rosmala Devi (Bunda Firdaus) 13) Tersenyumlah, Ibu Kartini - Elisa D.S. 14) Ibuku Adalah cahaya terang - Adie Alamsyah 15) Mamahku Hebat - Asep Dani 16) Mamaku Terhebat - Dee Chie 17) Aku Butuh Mama - Tri Wahyuni 18) UNTUK AYAH DAN IBU - Rini Nurmala Sari 19) MENGERTILAH BU - Cahyaning Wengi (Wiwi Nurgiyanti) 20) Dia juga anakmu - Nini Sekar Anlge (Ninis) 21) Rindu - RP (Malaika Az Zahra) 22) Andai Engkau Tahu - Titien SDF 23) Kasihmu Bunda - Yanti Ummu Kinaan (Najma MR) 24) Arti Pendidikan - Siti Jamilah 25) Cintai Aku - Ice Rosmala Devi (Bunda Firdaus) 26) Ayah, Ibu, Kumohon Dengar Pintaku - Karunia Sylviany Sambas 27) Harapku tuk Bapak dan Ibu- Maisaroh Mai 28) Nomor Satu - Elfi Ratna Sari 29) Harapku buatmu Ibu - Karunia Sylviany Sambas 30) Ingin kugapai Terang - Elfi Ratna Sari 31) Terima kasih, Abi - Dewi Setiowati 32) Terima kasih, Ummi - Dewi Setiowati 33) Cita-Citaku - Karunia Sylviany Sambas Ucapan Terimakasih Kepada: ======================== 1] Siti Maghfiroh S, atas ide dan kerjasamanya selama event berlangsung. 2] Sultan Muhammad Al-Fatih, atas kesediannya menjadi juri. 3] Para donatur event 4] Seluruh peserta yang telah berpartisipasi meramaikan event ini dengan karya yang apik. Mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama event berlangsung. Salam karya, Hasna Dewi S



from http://ift.tt/1IqU3E7

Lubab Mutiara Pengajar

“Mentradisikan Roda Ekonomi dengan Sistem Keadilan Sosial dan Persatuan Indonesia – Revolusi Mental Untuk Darurat Ekonomi Indonesia” EDISI EKONOMI Bukan sok perhatian tentang ekonomi, karena saya sendiri pun sedang mengalami kesulitan ekonomi karena berbagai faktor. Namun dari hasil melihat kasus saya ini, bisa menilai bahwa mentradisikan roda ekonomi di tiap desa dengan menggunakan sistem “Keadilan Dan Persatuan” kurang mendapat perhatian. Padahal anggaran mencapai milyaran (tidak tahu pasti) per desa yang seharusnya sudah cukup bahkan berlebih untuk memodalkan pematangan ekonomi dengan sistem keadilan dan persatuan. Kalau tiap desa memiliki kematangan ekonominya sendiri – karena gabungan ekonomi per individu – maka secara otomatis akan membentuk persatuan ekonomi untuk Indonesia. Karena sudah biasa menjalani ekonomi dengan memperhatikan keadilan dan persatuan antar individu, maka menjalin persatuan Indonesia antar daerah akan bisa dilakukan. Hasilnya, berpotensi bisa membayar hutang negara 50% LUNAS. Sepengetahuan saya sendiri yang terbatas, mereka mengurus ekonominya sendiri-sendiri, tanpa pembekalan dan tanpa penyaluran sebagai roda ekonomi berkelanjutan. Bila sudah kaya, merasa amnesia. Namun bila bernasib miskin, merasa terhina. Termasuk saya mengurus ekonomi saya sendiri, dengan menggunakan kemampuan saya sendiri hasil belajar sendiri. Walau dalam hal ini kondisi saya mungkin sudah aman dan potensial dalam meraih kematangan ekonomi. Namun, saya tidak menjamin bila saya sudah mengalami kematangan ekonomi, saya menjadi amnesia atau tidak :-) Ada sebuah prinsip yang sering didengung-dengungkan namun nimim sekali pengamalan adalah, “Bercerai kita runtuh, bersatu kita utuh.” Bercerai di sini bukan dalam masalah kasus konflik sosial saja namun bisa juga karena tidak adanya niat untuk membangun sistem persatuan, sehingga seakan telah bercerai. Sahabat tahu, bahwa banyak sekali seminar-seminar di Indonesia kan? Ada seminar untuk menjadi orang yang super kaya, seminar menjadi orang yang super mandiri dan sukses, dll. berbagai seminar yang tujuannya untuk mengurus “Individu Sahabat” dan selebihnya untuk mengurus bisnis “Si Penyelenggara Seminar”. Namun apakah pernah tiap desa – yang terwakilkan - melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan pribadi manusia untuk ekonomi dan sosial desa? Yang jelas, saya belum mendapat undangan gratis mengenai pengembangan skill dan program lainnya dari perwakilan pemerintah desa. Daripada mengeluh, itu tidak baik, Sahabat... Karena Sahabat sudah tahu masalahnya, bahwa penting mentradisikan roda ekonomi dengan sistem keadilan dan persatuan Indonesia, maka selebihnya dilakukan sendiri-sendiri. Walau sendiri-sendiri, bila yang melakukan berjumlah banyak, maka sudah terotomatiskan untuk bersatu dalam satu tujuan: Kematangan Ekonomi Indonesia. Berikut yang perlu dilakukan oleh semua individu untuk kepentingan Roda Ekonomi Bersistem Keadilan Sosial dan Persatuan Indonesia: 1. Perhatikan dan Kuasai 4 Casflow Quandrant Sahabat: Sayang sekali, hanya karena terperangkap sistem pendidikan yang berfokus membentuk penteori ulung dan penyampah teori, banyak yang tidak memperhatikan 4 Casflow Quandrant, baik dalam pembelajaran atau pengamalan. Padahal, dalam segi kegiatan belajar dan karir sangat penting mengetahui agar bisa terarah dalam menguasai beberapa Casflow Quandrant. Hasilnya, karena sudah ter-jamak-an (sudah banyak yang tidak memperhatikan), keadaan Indonesia mengalami keterburukan ekonomi. Berikut 4 Casflow Quandrant yang harus diketahui untuk menguasainya: - Skill Pekerja - Skill Pekerja Mandiri - Skill Bisnis - Skill Investasi Terlihat sederhana, namun 4 Casflow Quandrant itulah tujuan akhir dalam pemberdayaan ekonomi. Kalau Sahabat bekerja, maka ujungnya menghasilkan gaji. Kalau Sahabat menjadi pekerja mandiri maka ujungnya menghasilkan honor. Kalau Sahabat bisnis dan investasi, ujungnya Sahabat menghasikan pasif income. Tentu ini adalah tujuan dalam pemberdayaan ekonomi. Sekarang, bagaimana bila Sahabat tidak menguasai skill dari 4 Casflow Quandrant di atas? Sahabat bisa bahasa Inggris, tetapi apakah bisa menjadi pekerja kantoran atau mandiri sebagai “Penerjemah Bahasa” yang dibayar? Saya kira, perlu yang mananya pemberdayaan skill untuk kebutuhan kematangan ekonomi. 2. Perhatikan Darurat Pasar Internasional alias Global Sebuah keluarga Si Rojul, misal, punya uang 10.000.000, namun dalam satu bulan uang habis tanpa sisa bahkan hutang karena berhubungan dengan pihak importir. Keluarga Si Rojul tersebut selalu impor daging sapi, kedelai, dan sebagainya namun tidak pernah melakukan ekspor kepada keluarga lain. Bila selalu begitu, tidak ada roda ekonomi yang bisa mensejahterakan keluarga tersebut. Jadi, inti mematangkan ekonomi sebuah “Keluarga Indonesia” adalah dengan memaksimalkan ekspor ke beberapa keluarga negara lain. Bahkan lebih baik mengalami menurunan dalam hal Impor (baca: jangan terpengaruh pihak keluarga negara luar dalam menanam modal atau penjualan produk). Kabar baiknya, ini era online yang membuat per individu bisa melakukan perdagangan Internasional tanpa perlu terlibat dalam peraturan Ekspor/Impor. Dan, saya pun sedang melakukan hal ini untuk meraup banyak dollar. Bila saya menghasilkan banyak dollar, maka akan menguntungkan pihak Indonesia (baca: termasuk Bank Indonesia yang sebagai pihak pencairan cek atau transfer) 3. Lakukan Kerjasama ekonomi untuk Keadilan Sosial dan Persatuan Indonesia Dalam hal ini, tidak sekedar dalam hal memberi modal untuk orang lain, tetapi mencakup tema “Pemberdayaan Masyarakat”. Karena kalau kita memperkaya diri sendiri, maka tidak ada yang namanya roda ekonomi untuk Keluarga Indonesia sendiri. Akhirnya, semakin kaya seseorang, malah membuat terjadi pemiskinan di sebagian orang lain. Jadi, dengan mengadakan kerjasama dalam perekonomian adalah untuk mewujudkan keadilan sosial. Di sini tidak membahas tentang Sosialisme, tetapi lebih kepada “Relawan Sosialis”. Pada ujungnya akan mengalami yang namanya “Sistem Duplikasi” (jangan diartikan bisnis MLM, bisnis jaringan), sistem yang membuat satu-kesatuan antar anak bangsa Indonesia.



from http://ift.tt/1PkMosG

Dicky Affendi

ini dia Lagu tentang JOMBLO : http://ift.tt/1GJlabi silahkan di share.



from http://ift.tt/1GJlabi

Majelis Pena Inspirasi

Yang belum ikutan event nulis Flash Fiction bertemakan KEADILAN NEGERI YANG MUSNAH berhadiah 2 voucher penerbitan buku gratis dan Ebook gratis dari kami. M0ngg0 gabung dulu ke grup Majelis Pena Inspirasi dan ikutan deh



from http://ift.tt/1y5BUb7

Hamzah N Hamzah

CelotehAlaHamzah BANGUNLAH PARA PECINTA Oleh: Hamzah N Hamzah Mendung semakin lama Bergelayut di kaki langit Berdiam! Mungkin terlalu nyaman Tak ada cahaya-cahaya Yang teroboskan diri; mencoba mengusir kelam Almamater itu tergantung! Mulai kusam! Di mana? Jerit; teriak penuh asa Pena itu patah! Kertaskertas ber!se!ra!kan! Menjadi sampah; menjamur di bawah kasur Di mana? Goresan pengingat; rangkaian buah dari kesantunan akan kasih kalangan bawah Kantorkantor cahaya redup Kini hanya sarang penjilat Kandang pecinta kemilau emas Anyir! Mungkin hilang masanya Bangunlah para pecinta Sebab tidurmu terlalu lama Sebab luruhmu rapuhkan bangsa Sebab diammu sunggingkan tawa benalubenalu berdasi kotakkotak Solo, 08042015



from http://ift.tt/1c9L78B