Sabtu, 04 April 2015

Om Koko

KEKUATAN KATA Suami : “Betapa beruntungnya diriku mempunyai istri seperti dirimu, Beib.” Istri : “Kenapa emangnya?” Suami :”Kamu rajin sekali, Beib.” Istri : “Ah biasa, sudah tugas seorang istri.” (sambil senyum tersipu) Makin hari si istri bertambah rajin dan tak mudah mengeluh, meskipun pekerjaan rumah menumpuk. Semua dikerjakan dengan penuh semangat dan senyum yang selalu melekat. ============ Suami : ”Yang, sampai detik ini aku masih takjub melihat dirimu.” Istri : ”Emang kenapa, Pap?” Suami :”Aku senantiasa terpesona melihat kecantikanmu.” Istri : “Ah, Papap gombal.” (sambil pura-pura memukul lengan suami) Walau mengatakan gombal, tetapi habis itu dia selalu tengok cermin, kaca jendela rumah, bahkan spion untuk meyakinkan dirinya bahwa dia cantik, Sambil berpose mencari angel yang paling cantik. Makin hari si istri semakin peduli akan perawatan tubuh. ======== Suami : “Jah! Bangun udah jam lima, neh!” Istri : “Ya bentar kenape?” Suami : “Noh segera bangun! Bersih-bersih kek, siapin sarapan kek.” Istri : “Ya, iya … masih ngantuk.” Suami : “Ah lo, kegedean badan jadinya apa-apa males. Kerjaannya makan ama tidur mulu seh.” Si Istri pun menutup telinga dengan guling dan melanjutkan tidurnya sampai jam sembilan pagi. Dia sudah tak berpikir tentang perawatan. Bahkan jarang mandi. Sehingga semakin dekil, apek, kusut, kusam dan kumal seperti baju seminggu nggak dicuci. =================== Maka, hati-hati dengan kekatamu. Kata adalah doa. Bagaimana ya, jika si istri berkata semacam itu pada suaminya?



from http://ift.tt/1GtV7on

0 komentar:

Posting Komentar