Judul : Bang Ocid Rindu B-) Teduh langit malam melambaikan salam yang dihembuskan angin kerinduan. Ku raih handphone yang sedari tadi diam tak berdering. Hanya bernyanyian MP3 yang ku putar menggema seisi ruang kamar. Lalu ku cari nomor seseorang di nama kontak. Segera ku tekan.... dialled numbers.... Tersambung namun tiba-tiba, tutt tutt tutt... koneksi terputus. Drett drett, hape ku bergetar tanda ada sms masuk. Satu pesan yang baru ku terima segera ku buka. Sedih, kecewa.... dan serasa tak salah. Perasaan baru kemarin isi ulang, kenapa tiba-tiba ada yang menghadang ditengah jalan... menuntut ku membayar pajak sebelum aku menyapa seorang bidadari disana. Apakah karna dia, si operator cemburu tak bermalam minggu ? bisa jadiii... "pulsa sudah abis" "sabun sudah abis" "odol juga abis," Aiihh... sialan, kenapa mendadak lirik lagu itu menyindirku. kenapa smua jadi habis. Padahal masih tanggal muda, masih unyu-unyu dan penuh gairah. Hanya bisa pasrah.... "Munaroh... sebenarnya abang kangen. Tapi pulsa abang kena tilang sama mba mas ibu bapak operator yang lagi galau gegara tak malam mingguan :'( ," Satu pesan, dua pesan tiga empat sampai tujuh pesan baru masuk. Dari pengirim yang sama dan pas ku buka hanya sebuah tanda baca. " ? ," hiks.. Munaroh.... pulsa abang ludes dilalap si jajagomblo merah... auuhhhh. Lalu ku buka isi pesan kedua masih sama hanya tanda "cengkrong". Tiga empat lima sampai pesan terakhir isi tetap sama, tanda-tanya "? " ... karna tanda melengkung sms mu, jadi smakin galau rindu ku. Saya, si bang Ocid yang merindukan Munaroh, bukan Munawar apalagi Munarso. Gini-gini saya cowo maco :p #JustJoke #HumorSabtuMalam
from http://ift.tt/1CEyTNZ
from http://ift.tt/1CEyTNZ






0 komentar:
Posting Komentar