Selasa, 07 April 2015

Tatu Risti Fauziah

Sang Bajak Peluka Cinta, Bukan karena dia cinta Memilihmu sebagai peraduan hati Menjajakan kasih dan sayang, yang katanya putih Mencecar dengan ujaran pemanis di telinga Dulu, Setelah jahiliyah dan jahiliyah kembali Bukan sebenar bodoh Tapi mungkin lebih bodoh lagi Apa sebab? tahu arah namun merelakan Hati selalu teriris mengingatnya Tidak pantas, kupikir Dia pembajak tak bertanggung jawab Guna melalaikan dan menuntas rapuhkan ha-ti! Tak kan ada Jika dulu enggan kau beri peluang Angka mati bersama jarum pun turut menyaksi Jeda untuk sekian waktu kau bersamanya Dalam peraduan dusta Usah kau sematkan nama tak pasti di hatimu Usahlah kenang masa itu Kau cetak catatan baru di lembar harimu Lupakan, karna lupa adalah obat dari mengingat masa lalu Trf 04/2015 *In the dark midnight -_-



from http://ift.tt/1IGtEPc

0 komentar:

Posting Komentar