Dipetang menjelang malam.. Oleh:Hafez Arfat Suatu waktu Di bawah permadani langit malam, bintang bertabur bagai manik diatap rumah alam, rintik gerimis membelai tubuh, dipetang menjelang malam. Kukayuh sepedaku tak begitu tergesa, coba nikmati suasana dalam momen tersisa, begitu nikmat sejuk udara, di petang menjelang Malam... Entah kenapa entah, terasa bebas jiwaku, begitu menikmati setiap gontai laju roda, kukayuh terus kukayuh dalam suasana damai jiwaku, dipetang menjelang malam.. Bertambah cepat ku mengayuh, peluh bercampur rintik gerimis membasahi tubuh, adrenalin terpacu bersama detak jantung, seirama dengan lagu keras yang kudengar seksama, menjadi pembakar semangatku dipetang menjelang malam.. Jalanan lengang, didampingi hamparan sawah hijau terbias warna emas sinar petang begitu sempurna, rasanya tak ingin henti lajuku, dipetang menjelang malam.. Tiba-tiba datang panggilmu dari sebrang sana, aku mengernyitkan dahi keheranan, ada apa si cuek dan galak ini? Ku jawab panggilmu, namun tak seperti biasa, kau begitu berbeda dalam lafalmu, kau bercerita tentang kondisimu disana, lingkungan baru, susana berbeda, sepi rasanya dan rindu mengergap, katamu. engkaupun terisak sambil bercerita tentang rindumu pada keluarga, tentang ingin mu bersama mereka, begitupun tentang sahabatmu, bahkan tentangku yang sekedar teman pelengkap, kau terus bercerita banyak hal dan membuka pandangan berbeda tentangmu dalam benakku, sejak saat itu dipetang menjelang malam.. Hari berlanjut dengan cerita berbeda, kau menjadi lebih terbuka, mengubah semua, tentang semangatmu, tentang ambisimu, tentang sisi cengengmu yang selama ini tak tersingkap oleh sifat Garangmu, yah sejak itu, dipetang menjelang malam.. Namun, semua berubah kembali bagai roda, kembali sikapmu seperti awalnya, tak lagi ada cerita darimu, tak ada lagi sapamu dari sebrang sana, entah karna sibukmu atau mungkin karna kau telah temukan teman baru disana, aku coba pahami bahwa begitulah dunia, bahwa ia sementara, segala sesuatunya berubah karna bergantung kepada dzat, tapi selalu kunanti panggilmu untuk bercerita dan berbagi denganku, aku menunggu seperti saat dulu pertma, dipetang menjelang malam..
from http://ift.tt/1Fgb11y
from http://ift.tt/1Fgb11y






0 komentar:
Posting Komentar