:: Curcol dari Negeri Saba :: Jujur, saya prihatin dengan keadaan bangsa kita yang kian tergerus dibawah pimpinan lalim seperti sekarang. Bagaimana tidak saya katakan 'lalim', semua dampak yang terjadi di Indonesia sekarang kurang lebih dengan apa yang dialami Republik Yaman saat ini yang memang dalam kondisi perang, dampaknya pun terasa bagi kota2 yang jauh dari medan perang seperti kota Tarim, Seiwun, dll. Yang saya heran, Indonesia tidak dalam situasi perang, kok malah perekonomiannya lebih terpuruk dibanding Yaman yang sedang dalam gejolak? Padahal, permasalahan di Yaman saya kira sudah terlalu komplek mulai dari pelengseran Presiden, perebutan kekuasaan dari kubu oposisi, serangan Al Qaeda secara tiba-tiba, dsb. Walaupun sedemikian parahnya, pun mata uang Riyal Yaman masih stabil dihadapan Dollar Amerika, kok Indonesia yang notabene negeri aman, damai, malah makin hari makin merosot perekonomiannya? saya tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau Indonesia -Na'udzubillahi min dzalik- dilanda konflik bersenjata, bisa jadi lebih parah dibanding Yaman kali ya? Tarim 5 April 2015 Pukul 01.16 KSA
from http://ift.tt/1D8VWSy
from http://ift.tt/1D8VWSy






0 komentar:
Posting Komentar